Tips Mengelola Penghasilan

0 1,691

Sebesar apapun penghasilan yang Anda peroleh akan selalu habis jika tidak dikelola dengan baik, menguap tanpa jejak. Tabungan gak ada, nambah hutang iya. Faktanya, banyak orang mengeluh gak punya uang, padahal baru seminggu gajian, baru seminggu terima penghasilan. Dah habis katanya. Itulah uang, nyarinya lama, ngabisinnya bisa secepat kedipan mata.

Kalau gak dikelola dengan baik penghasilan yang Anda peroleh gak akan pernah sisa, habis buat ngeladenin gaya hidup, tabungan gak punya, utang gak kebayar, cicilan banyak, stres, pusing dikejer-kejer para penagih hutang. Ngalamin yang kayak gini? Kalau ya, berarti cara Anda mengelola penghasilan, entah itu penghasilan dari bisnis atau gaji, masih buruk. Segera sadar, segera tobat, biar gak makin terjerat.

Lalu bagaimana cara mengelola penghasilan yang baik? Prinsipnya setelah Anda memperoleh penghasilan dari bisnis atau gajian segera habiskan, habiskan penghasilan tersebut ke pos-pos prioritas yang sudah ditentukan. Setidaknya ada 5 pos prioritas dengan urutan dan alokasi sebagai berikut

  1. Untuk Zakat dan Sedekah 10%
  2. Untuk Bayar Hutang 30%
  3. Untuk Tabungan/Investasi 10%
  4. Utuk Kebutuhan Sehari-hari 40%
  5. Senang-Senang 10%

Untuk pesersentase nya bisa diubah. Saya sarankan poin 1 – 3 jangan dikurangi persentasenya, ditambah boleh. Mengapa? Biar kalau anda punya utang, utangnya cepat lunas. Kalau dah gak punya utang maka dana untuk tabungan/investasi makin besar, bisa Anda gunakan untuk mengembangkan bisnis atau usaha Anda. Mari kita urai sama-sama 5 pos prioritas untuk menghabiskan penghasilan diatas

1. Untuk Zakat dan Sedekah 10%

Zakat dan Sedekah adalah perintah Allah. Zakat untuk membersihkan harta, Sedekah untuk melipatgandakan harta. Al Quran dan Hadits banyak menjelaskan tentang hal ini. Karena perintah ini datang langsung dari Sang Pemberi Rezeki, yakinlah janjinya pasti, gak akan berkurang harta kita karena sedekah, justru akan semakin bertambah, bertambah berkahnya, bertambah manfaatnya.

2. Untuk Bayar Hutang 30%

Jangan sampai hidup Anda gak tenang karena hutang, tidur tak nyenyak makan tak enak, resah gelisah dikejer kejer sama debt collector. Ingat ya bayar hutang itu wajib, hutang itu dibawa mati, yang bikin ngeri hutang dapat mengurangi amal kebaikan kita, menghalangi kita untuk masuk surga, ngeri banget ya. Buat apa terlihat kaya tapi karena hutang, jangan bangga punya rumah mewah, kendaraan mewah, tapi semuanya hasil kredit, tiap bulan dikejer tagihan.

Lunasi hutang Anda secepat mungkin, niatkan dan usahakan segera. Jangan ditunda-tunda. Oh ya, Batas maksimal hutang Anda adalah 30% dari penghasilan bulanan Anda ya. Misal penghasilan Anda adalah 20 juta per bulan maka maksimal cicilan adalah 30% x 20 Juta = 6 juta per bulan, jangan lebih dari itu.

Saran saya hindari membeli barang secara kredit, usahakan selalu cash. Jangan memaksakan diri, lebih baik menunda kesenangan daripada kena jebakan hutang. Kalau Anda ingin membeli barang yang harganya tinggi, kumpulin dulu aja uangnya, kalau sudah cukup uangnya baru beli secara cash, hal ini akan lebih menenangkan. Hidup tenang tanpa hutang, lebih plong, bikin tenang dan senang. Kalau hutang Anda sudah lunas uangnya bisa Anda alokasikan untuk menambah tabungan/investasi

3. Untuk Tabungan/Investasi 10%

Alokasikan uang Anda untuk menabung/investasi. Sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit. Kalau sudah banyak Anda dapat menggunakannya untuk membesarkan usaha atau membuka usaha baru. Kondisi keuangan Anda dikatakan sehat kalau uang tabungan Anda minimal 3-6x dari kebutuhan bulanan, misal kalau kebutuhan bulanan Anda adalah 5 juta/bulan maka minimal ada 15 – 30 juta di tabungan Anda.

4. Untuk Kebutuhan sehari-hari 40%

Setelah penghasilan anda “habiskan” untuk kewajiban Zakat dan sedekah, bayar hutang, dan tabungan/investasi selanjutnya adalah alokasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti uang makan, listrik, pulsa, bayar SPP sekolah anak, bensin dll. Rencanakan pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari Anda. Lakukan hal ini di awal bulan, keluarkan uang sesuai dengan rencana yang sudah dibuat.

5. Untuk senang-senang 10%

Anda dapat menggunakannya untuk liburan bareng keluarga, nonton, makan-makan diluar, beli baju baru, ganti handphone baru dll. Ingat kita juga butuh refreshing, butuh hiburan.

Itulah lima jalan tempat Anda menghabiskan penghasilan. Lakukan hal ini di awal bulan, saat Anda menerima penghasilan. Sebagai contoh kalau penghasilan bulanan Anda 20 juta maka cara menghabiskan penghasilan Anda adalah sebagai berikut

  • 10% untuk Zakat dan Sedekah = Rp 2 Juta
  • 30% untuk bayar hutang = Rp 6 Juta
  • 10% untuk tabungan/investasi = Rp 2 Juta
  • 40% untuk kebutuhan sehari-hari = Rp 8 Juta
  • 10% untuk senang-senang = Rp 2 Juta

Intinya berapapun penghasilan yang Anda terima lakukan seperti diatas. Kalau hal tersebut anda lakukan secara disiplin dan komitmen, insyaAllah kondisi keuangan Anda akan semakin bertambah baik kedepannya, hidup Anda akan makin sejahtera. Awalnya memang berat, tapi kalau Anda lakukan dengan konsisten lama lama akan jadi biasa. Selamat berusaha…

Leave A Reply

Your email address will not be published.