Proses Perubahan: Melihat, Bergerak, dan Menyelesaikan

0 549

“The first beginnings of things cannot be distinguished by the eye.” – Lucretius. Untuk menghasilkan perubahan, pertama-tama dibutuhkan kemampuan untuk “melihat”. Seeing is believing. Saya telah melihatnya, maka saya percaya.

Melihat sama artinya dengan “membaca” sebab tak semua orang bisa “membaca” mengenai orang lain, alam semesta, dan segala sesuatu yang tak tertulis dan tak terungkap atau terucap. Anda yang memiliki kecerdasan “melihat” atau “membaca” sudah “membaca” sebelum segalanya tampak terlihaat.

Melihat perubahan dan berada dalam gelombang distruption tentu saja berbeda dengan melihat benda-benda yang terlihat. Bagi sebagian besar manusia, perubahan adalah sesuatu yang tidak mudah terbaca, apalagi kalau terlena. Mungkin perubahan itu tengah terjadi di tempat yang jauh, yang kurang diperhitungkan. Mungkin yang berubah baru komponen-komponen kecil dan secara perlahan-lahan, mungkin itu terjadi diluar pakem yang berlaku. Bisa jadi pula sesuatu sudah terjadi di depan mata Anda, tetapi Anda tetap menyangkal dan tidak mempercayainya. Seeing, but not believing.

Bahkan, ketika suatu kebenaran disampaikan pun banyak orang yang tak percaya. Oleh karena itu, persoalan pertama kita dalam menciptakan perubahan dan terlibat dalam proses distruption adalah bagaimana membuka mata orang-orang disekitar kita untuk “melihat”.

Namun setelah melihat, persoalan berikutnya adalah “bergerak”. Sebagian orang yang melihat ternyata tidak bergerak. Dan, sebagian orang yang bergerak, gagal menyelesaikan perubahan itu sampai tuntas. Perubahan menuntut tiga hal sekaligus, yaitu melihat, bergerak, dan menyelesaikan sampai tuntas.

Melihat – Bergerak – Menyelesaikan

Perubahan bisa menghadapi persoalan karena anggota tim gagal melihat (failure to see), gagal bergerak (failure to move), atau gagal menyelesaikan (failure to finish).

Tugas pemimpin pertama-tama adalah mengajak atau membuat apa yang ia lihat juga terlihat oleh bawahan atau pengikutnya.Namun, ini saja belum cukup. Setelah membuat semua melihat, ia harus ikut menggerakkannya dan meberikan bahan bakar atau energy sampai orang-orang itu menyelesaikan perubahan dengan tuntas. (Distruption, Rhenald Kasali)

Leave A Reply

Your email address will not be published.