Bagaimana Membuat Strategi Bisnis yang Bagus, Ini Rahasianya

0 1,604

Tak bisa dipungkiri, eksekusi bisnis yang sukses berawal dari srategi yang bagus. Strategi adalah bahan dasar (basic ingredient) dalam proses eksekusi, karena tak aka nada eksekusi jika tidak ada strategi yang akan di eksekusi.

Kalau kita gambarkan proses eksekusi (execution process) mengikuti alur input-proses-output (IPO), maka strategi merupakan “input” nya. Apabila inputnya buruk, maka besar kemungkinan output yang dihasilkannya juga akan buruk.

Jadi, jika strateginya tepat, maka besar kemungkinan hasil akhir dari eksekusi yang dilakukan juga akan baik. Begitu pula sebaliknya, “garbage in, garbage out

Strategi yang bagus merupakan awal yang baik bagi terwujudnya eksesukusi yang sukses. “Bad strategy begets poor execution. Ill-conceived strategies virtually guarantee poor execution outcomes. Execution truly does begin with a good strategy,” kata Lawrence Hrebiniak, pakar eksekusi dari Wharton.

Kalau demikian halnya, pertanyaannya adalah, bagaimana sebuah strategi bisnis dikatakan bagus?

Source of Conpetitive Advantage

Strategi dikatakan baik jika ia berkontribusi terhadap penguatan keunggulan bersaing perusahaan. Berbekal keunggulan bersaing tersebut perusahaan akan bisa memeangkan persaingan, dank arena menang bersaing, maka ujung-ujungnya strategi itu mampu menghasilkan value creation bagi perusahaan.

Clear and Focus

Strategi juga dikatakan bagus jika formulaisnya jelas (clear), terdefinisi dengan baik (well defined), dan focus sehingga komunikasinya ke seluruh jajaran perusahaan mulus dan implementasinya di lapangan bisa berjalan lancar.

Bridging External-Internal

Strategi yang baik juga harus menjembatani  tantangan eksternal (threat/opportunity) dan sumber daya (resource/capability) yang dimiliki oleh perusahaan. Hakikat strategi sesungguhnya adalah arahan bagaimana perusahaan seharusnya mengalokasikan sumber daya yang terbatas, di mana alokasi sumber daya tersebut haruslah mengacu dan berfokus pada tantangan-tantangan eksternal yang dihadapinya.

Tantangan eksternal ini bisa serangan pesaing, perubahan perilaku konsumen, atau terpaan krisis ekonomi.

Result-Focused and Measurable

Strategi yang kita rumuskan haruslah berfokus pada hasil dan hasil tersebut bisa diukur. “If you cannot measure, you cannot manage,” Kata Norton-Kaplan. Hanya jika kita bisa mengukur hasil yang diharapkan dari sebuah strategi, maka kita bisa mengelolanya.

Banyak strategi yang hebat tapi terkatung-katung tanpa arah ketika diimplementasi, hanya karena perumus strategi tersebut lupa merumuskan ukuran-ukuran keberhasilannya. Ketika sebuah setrategi tak jelas ukuran keberhasilannya, maka si pengeksekusi strategi akan kebingungan bagaimana harus menuntaskannya.

Sahabat entrepreneur, demikianlah 4 syarat sebuah strategi bisnis dikatakan bagus, semoga bisa menjadi referensi dan Innspirasi kita untuk membuat strategi dalam mengembangkan bisnis. Semoga bermanfaat, Salam Bisnis dan Entrepreneurship.

Leave A Reply

Your email address will not be published.